Jemaah Mengatur Sendiri Akses ke Raudhah, Bukan Melalui Agen Perjalanan

Jakarta – Dengan meningkatnya jumlah jemaah untuk ibadah umrah dan haji, pentingnya pemahaman tentang peraturan terbaru menjadi semakin vital. Salah satu perubahan signifikan yang perlu diketahui adalah mengenai izin masuk Raudhah, bagian penting dalam Masjid Nabawi di Madinah. Menurut informasi terbaru, pengajuan izin masuk Raudhah tidak lagi bisa dilakukan secara kolektif melalui travel umrah; proses ini sekarang harus dilakukan secara mandiri oleh masing-masing jemaah menggunakan aplikasi Nusuk.

Ketua Bidang Umrah Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Ahmad Barakwan, menjelaskan bahwa kebijakan ini mulai berlaku untuk musim haji 1448 H. Ia mengungkapkan bahwa saat ini, menu untuk pengurusan tasreh Raudhah dalam sistem muassasah—lembaga yang mengatur layanan izin masuk ke Raudhah—sudah tersedia, tetapi tidak dapat digunakan. “Sehingga, saat ini, jemaah diharapkan untuk melakukan pendaftaran secara mandiri,” ujar Ahmad. Disebutkannya juga bahwa pihak Saudi Arabia telah meminta agar pendaftaran dilakukan melalui ponsel masing-masing jemaah.

Meskipun pendaftaran harus dilakukan secara mandiri, travel umrah masih bisa membantu proses ini dalam batas tertentu. Ahmad menjelaskan bahwa ada dua cara untuk melakukan pendaftaran: pertama, jemaah dapat mendaftar sendiri melalui akun Nusuk setelah visa diterbitkan. Kedua, travel dapat memfasilitasi pendaftaran dengan mendaftar atas nama jemaah menggunakan akun yang mereka buat untuk tujuan tersebut.

Sebelumnya, izin masuk Raudhah biasanya diurus oleh travel yang saling berkoordinasi dengan muassasah. Namun, dengan kebijakan baru ini, akses hanya dapat dilakukan melalui aplikasi Nusuk. Pengumuman mengenai aturan baru ini telah disampaikan oleh berbagai penyedia layanan travel lewat platform media sosial, menjelaskan bahwa akses ke Raudhah kini hanya dapat diakses melalui satu pintu resmi, yaitu lewat aplikasi Nusuk.

Baca juga:  Metode Cepat dan Tepat untuk Memeriksa Porsi Haji Melalui Aplikasi dan Situs Resmi

Nusuk merupakan platform resmi yang disediakan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Aplikasi ini dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan ibadah jemaah selama berada di Tanah Suci, terutama untuk kunjungan ke tempat-tempat penting, termasuk Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah.

Cara Daftar Izin Masuk Raudhah Lewat Nusuk

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti untuk mendaftar izin masuk Raudhah melalui aplikasi Nusuk:

  1. Unduh Aplikasi: Kunjungi PlayStore atau AppStore di perangkat Anda dan cari aplikasi Nusuk. Pilih “Install” untuk mendownload aplikasi tersebut. Setelah proses untuk mendownload selesai, buka aplikasi.

  2. Akses Lokasi dan Kalender: Ketika memasuki halaman utama, aplikasi akan meminta izin untuk mengakses lokasi dan kalender Anda; pastikan untuk memberikan izin tersebut.

  3. Pilih Bahasa: Aplikasi mungkin secara default menggunakan bahasa Arab. Namun, Anda bisa memilih opsi bahasa Inggris jika tidak memahami bahasa Arab. Anda akan diberikan pilihan untuk ‘Login’ dan ‘New User’. Jika Anda adalah pengguna baru, pilih ‘New User’.

  4. Isi Data Diri: Pada halaman pengisian data, pilih opsi terbua di bagian kanan atas yang menunjukkan pilihan ‘Visitor’.

  5. Informasi Visa dan Akun: Selanjutnya, masukkan nomor visa, paspor, kebangsaan, nomor telepon, email, dan password untuk akun Nusuk.

  6. Periksa dan Daftar: Setelah semua informasi lengkap, centang semua pernyataan yang tersedia di bawah dan aktifkan tombol jika Anda memerlukan bantuan khusus (Special Assistance), lalu pilih ‘Register’.

  7. Aktivasi Akun: Sistem akan mengirimkan empat nomor pin melalui email yang Anda daftarkan untuk aktivasi aplikasi Nusuk. Pastikan alamat email yang digunakan adalah aktif.

  8. Login dan Verifikasi: Setelah berhasil mendaftar, saat Anda login ke aplikasi, sistem akan mengirimkan kode verifikasi lagi melalui email.

  9. Pilih Aktivitas: Setelah berada di menu utama aplikasi, ada pilihan untuk aktivitas. Pilih menu ke Raudhah sesuai dengan jenis kelamin, baik laki-laki atau perempuan.

  10. Tentukan Tanggal dan Jam: Anda akan diberikan pilihan lebih lanjut untuk menentukan tanggal dan jam kunjungan. Setelah memilih, aplikasi akan mengirimkan jadwal kunjungan sesuai pilihan Anda.

Baca juga:  Pemerintah dan DPR Sepakati Pembayaran Biaya Haji 2026 Menggunakan Dana BPKH

Penting untuk diingat bahwa kebijakan baru ini akan meningkatkan pengalaman ibadah bagi setiap jemaah. Dengan memanfaatkan teknologi, Anda dapat memastikan bahwa semua proses berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Oleh karena itu, penting bagi setiap jemaah untuk mengikuti langkah-langkah pendaftaran ini dengan seksama.

Melalui penggunaan platform Nusuk, Anda tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam pendaftaran, tetapi juga informasi penting mengenai jadwal dan aturan yang berlaku selama berada di Tanah Suci. Hal ini memungkinkan setiap jemaah untuk fokus pada pengalaman spiritual mereka dan tidak terjebak dalam masalah administrasi.

Proses pendaftaran yang lebih terarah ini diharapkan dapat mengurangi kerumitan dan memastikan bahwa setiap jemaah mendapatkan akses yang adil dan teratur ke Raudhah.

Dengan semua informasi yang telah disampaikan, pastikan untuk mempersiapkan diri dan melakukan pendaftaran tepat waktu agar bisa menikmati pengalaman spiritual yang tak terlupakan di Tanah Suci.

Siap untuk Haji yang Tidak Terlupakan?

Siap untuk Haji yang Tidak Terlupakan?

Kunjungi kami untuk informasi lebih lanjut dan untuk memulainya sekarang!

Source link

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top