Mulai 1 Juli, Jemaah Umrah dan Haji Khusus akan Berangkat dari Terminal 2F Soetta: Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan.


Jakarta

Berita terbaru yang bisa Anda simak jika Anda merencanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci dalam waktu dekat. Mulai besok, Rabu, 1 Juli 2026, semua aktivitas pemberangkatan dan pemulangan jemaah umrah serta haji khusus yang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akan dialihkan sepenuhnya ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. Kebijakan strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan Terminal 2F, yang diresmikan oleh Presiden RI pada Mei 2025.

Pengalihan ini juga merupakan bagian dari langkah tindak lanjut dari aturan teknis Kementerian Perhubungan, serta Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE-DJPU 12 Tahun 2026. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan kepastian operasional serta memperkuat standar perlindungan bagi para jemaah asal Indonesia.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Mulai 1 Juli 2026, seluruh jemaah umrah dan haji khusus yang berangkat maupun pulang melalui Bandara Soekarno-Hatta, baik yang menggunakan penerbangan langsung maupun transit melalui negara ketiga, diwajibkan melalui Terminal Khusus 2F,” ungkap Puji Raharjo dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari laman Kemenhaj pada Selasa (30/6/2026).

Melalui Surat Edaran Nomor SE-153/BN/2026, Kementerian Haji dan Umrah mewajibkan semua Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) serta Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) untuk mematuhi aturan baru ini. Dengan sistem satu pintu, semua proses pemeriksaan, baik orang maupun barang (Customs, Immigration, and Quarantine/CIQ), serta pengelolaan koper besar dan air zamzam akan terintegrasi sepenuhnya di Terminal 2F.

Jemaah Wajib Tiba 4 Jam Sebelum Terbang

Menyangkut aspek teknis di lapangan, Puji Raharjo mengimbau agar pihak travel umrah dan haji memperketat manajemen waktu. Jemaah diwajibkan untuk sudah tiba di terminal minimal 4 jam sebelum jadwal keberangkatan demi kelancaran proses mobilitas massal.

Baca juga:  Saudi Mulai Langkah Awal Persiapan Haji 2026 M/1447 H

“Pastikan setiap jemaah mengenakan atribut resmi seperti baju seragam, ID card, dan slayer, serta dilengkapi tas bagasi yang mencantumkan identitas travel masing-masing,” tegas Puji.

Sementara itu, pihak pengelola bandara, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports, memastikan kesiapan fasilitas Terminal 2F. Terminal yang memiliki luas 27.418 meter persegi ini dirancang untuk steril dari penumpang reguler agar pelayanan dapat difokuskan pada jemaah.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengungkap bahwa Terminal 2F dilengkapi dengan ruang tunggu yang dapat menampung hingga 3.000 orang serta masjid megah seluas 3.136 meter persegi yang mampu menampung 1.000 jemaah sekaligus.

“Kami menyediakan 20 konter Check-In sehingga proses pelaporan keberangkatan dan Drop Baggage jemaah umrah terpisah dari penumpang reguler. Ini bertujuan agar proses menjadi lebih cepat dan nyaman,” jelas Heru pada Jumat (26/6) saat diwawancarai oleh detikNews.

Skema Pengalihan Maskapai Secara Bertahap

Sejalan dengan peraturan Kementerian Perhubungan, maskapai penerbangan yang melayani jemaah umrah rombongan akan diterapkan dalam skema Split Operation secara bertahap mulai 1 Juli 2026. Berikut adalah rincian jadwalnya:

  • Tahap I (Mulai 1 Juli 2026): Jemaah yang menggunakan maskapai Long Air, Hainan Airlines, dan Saudia Airlines akan memproses keberangkatan via Terminal 2F.
  • Tahap II (Mulai 8 Juli 2026): Pengalihan akan berlaku untuk jemaah maskapai Scoot dan Turkish Airlines.
  • Tahap III (Mulai 15 Juli 2026): Berlaku untuk maskapai Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways.

Heru menjelaskan bahwa tahapan ini dirancang untuk memastikan bahwa proses transisi operasional berjalan dengan mulus dan memberi waktu bagi semua pemangku kepentingan untuk beradaptasi dengan perubahan ini.

Meski aturan ini bersifat mengikat, pemerintah tetap mengantisipasi situasi darurat (force majeure). Jika ada gangguan operasional yang tidak terduga, penerbangan jemaah dapat dialihkan ke terminal lain sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga:  Kementerian Haji dan Umrah Didirikan, Kemenag Memulai Peralihan Staf

Meningkatkan Kualitas Pelayanan Jemaah

Langkah pengalihan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan pengalaman ibadah dapat menjadi lebih nyaman dan khusyuk. Selain itu, pengelolaan yang lebih rapi juga akan mengurangi risiko kesalahan dan masalah administrasi yang seringkali mengganggu perjalanan ibadah.

Manfaat Sistem Satu Pintu

Sistem satu pintu yang diterapkan di Terminal 2F akan memberikan banyak manfaat, baik bagi jemaah maupun pengelola. Beberapa keuntungan dari penerapan sistem ini antara lain:

  • Efisiensi Waktu: Dengan semua proses, dari pemeriksaan hingga pengelolaan bagasi, dilakukan di satu tempat, jemaah tidak perlu berpindah-pindah lokasi yang menghabiskan waktu.
  • Peningkatan Keamanan: Pengawasan yang lebih ketat dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi jemaah.
  • Kemudahan Koordinasi: Penyelenggara dapat lebih mudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal keamanan dan pelayanan.

Kesimpulan

Perubahan besar dalam hal pengelolaan pemberangkatan haji dan umrah di Bandara Soetta ini adalah langkah maju untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kecepatan dalam perjalanan jemaah menuju Tanah Suci. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, diharapkan proses ini dapat berlangsung lebih lancar, dan setiap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Ini adalah kesempatan bagi semua pihak untuk mengambil bagian dalam peningkatan kualitas ibadah di Tanah Suci.

Siap untuk Haji yang Tidak Terlupakan?

Jangan lewatkan kesempatan untuk merencanakan perjalanan ibadah Anda secara lebih baik. Kunjungi situs kami untuk informasi lebih lanjut dan persiapan menyeluruh untuk haji Anda!

Source link

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top