Memasuki fase pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk tahun 2026, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) telah secara maximal menyiapkan seluruh saluran pelayanan demi memberikan kemudahan bagi seluruh jemaah haji Indonesia. Fase pertama pelunasan resmi dibuka oleh pemerintah mulai tanggal 24 November hingga 23 Desember 2025, untuk keberangkatan haji pada tahun 1447 Hijriah yang akan berlangsung pada 2026 mendatang.
BSI telah mengkonfirmasi bahwa seluruh jaringan mereka, mulai dari kantor cabang, agen BSI hingga layanan mobile banking BYOND by BSI, siap untuk melayani pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Jemaah dapat mengakses layanan tersebut lebih mudah melalui 1.039 kantor cabang BSI dan 110 ribu agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen BSI untuk memberikan layanan terbaik kepada para jemaah, sehingga proses pelunasan dapat dilakukan dengan nyaman dan cepat.
Dari total kuota haji Indonesia yang mencapai 221 ribu orang, lebih dari 203 ribu di antaranya merupakan jemaah reguler. Menariknya, sebanyak 164 ribu dari total jemaah tersebut adalah nasabah tabungan haji BSI yang berhak untuk melakukan pelunasan pada tahap pertama. Sebagian besar nasabah tersebut berasal dari provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa BSI telah berhasil menarik minat dan membangun kepercayaan masyarakat dalam melakukan tabungan ibadah haji.
Dengan tingginya angka nasabah BSI yang mencapai 81,5% dari total jemaah haji Indonesia, Direktur Sales and Distribution Bank BSI, Anton Sukarna, menegaskan bahwa seluruh sistem e-channel telah disiapkan untuk diakses dengan mudah, aman, dan cepat oleh jemaah. Anton juga memastikan bahwa pihak BSI siap menyambut dan melayani seluruh proses pelunasan Bipih bagi nasabah dengan sebaik-baiknya. Ini adalah salah satu langkah yang diambil untuk meningkatkan pengalaman jemaah dalam melakukan proses administrasi keuangan terkait ibadah haji.
Dalam upaya mengoptimalkan layanan, BSI juga telah memperkenalkan kartu Mabrur yang dapat digunakan oleh jemaah untuk transaksi selama ibadah haji. Kartu ini memberikan kemudahan, terutama untuk mengurangi risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar. Dengan kartu Mabrur, jemaah dapat melakukan tarik tunai di ATM yang terletak di Arab Saudi maupun melakukan pembayaran menggunakan kartu debit atau kredit. Ini adalah langkah inovatif yang membantu jemaah untuk beribadah dengan lebih tenang dan nyaman.
Pada tahun ini, pemerintah juga menerapkan kebijakan baru, di mana setiap jemaah diwajibkan untuk memiliki surat Istithaah dari Puskesmas sebelum melakukan pelunasan Bipih. Surat ini penting karena menjadi bukti bahwa jemaah tidak hanya mampu membayar biaya perjalanan haji, tetapi juga memiliki kondisi kesehatan yang memadai untuk melakukan perjalanan spiritual tersebut. Sebagai langkah preventif, Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Hasan Afandi, mengimbau agar jemaah segera melakukan pemeriksaan kesehatan atau Istithaah sebelum melakukan proses pelunasan. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi layak untuk menjalani ibadah haji dengan penuh khusyuk.
Berbagai kemudahan dalam layanan dan penguatan keamanan digital yang ditawarkan oleh BSI diharapkan dapat mengoptimalkan proses pelunasan Bipih tahap pertama, dan mempermudah jemaah dalam menyelesaikan administrasi ibadah haji untuk tahun 2026. Dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah maupun lembaga keuangan akan sangat membantu dalam kelancaran proses ini.
Seiring dengan meningkatnya antusiasme masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji, BSI terus berkomitmen untuk memberikan layanan terintegrasi yang mendukung setiap langkah jemaah dalam mempersiapkan keberangkatan mereka. Dengan adanya berbagai kemudahan ini, diharapkan jemaah dapat fokus pada persiapan rohani dan fisik mereka sebelum menjalani ibadah yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim.
Keberangkatan haji adalah sebuah pengalaman yang unik dan selalu di impikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Untuk itu, penting bagi jemaah untuk mempersiapkannya dengan matang, mulai dari aspek administratif serta kesehatan hingga spiritual. Dengan adanya bantuan serta dukungan dari BSI, kita dapat berharap bahwa perjalanan ibadah haji ini akan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh berkah.
Bagi anda yang ingin memastikan bahwa semua proses pelunasan dan persiapan haji anda berjalan dengan baik, jangan ragu untuk menghubungi BSI. Dengan pengalaman serta komitmen mereka dalam memberikan layanan, anda akan merasa lebih tenang dan percaya diri dalam menjalani ibadah haji ini.



