Jakarta –
Umrah adalah salah satu ibadah yang dinantikan oleh umat Islam, menjadi momen spiritual yang sangat mendalam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berbeda dari ibadah haji yang memiliki waktu pelaksanaan khusus, umrah dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun, kecuali pada tanggal 8, 9, dan 10 Zulhijjah.
Untuk menunaikan ibadah umrah, calon jamaah harus melalui proses pendaftaran. Proses ini meliputi persiapan dokumen, pemilihan biro perjalanan, pengurusan visa, dan pembayaran biaya. Pendaftaran ini adalah langkah awal yang penting agar semua persiapan dapat berjalan dengan lancar.
Secara umum, ada dua cara untuk mendaftar umrah: melalui biro perjalanan resmi (PPIU) yang terdaftar di Kementerian Agama, atau secara mandiri. Mendaftar melalui travel agent biasanya lebih mudah karena semua administrasi dibantu sepenuhnya, sementara mendaftar secara mandiri memberikan fleksibilitas lebih namun memerlukan persiapan yang lebih detail.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokumen utama yang wajib dimiliki calon jamaah adalah paspor. Menurut Direktorat Jenderal Imigrasi RI, paspor harus memiliki masa berlaku minimal enam bulan dari tanggal keberangkatan. Ini adalah syarat awal yang harus diketahui oleh setiap calon jamaah.
Waktu Daftar Umrah Berapa Lama?
Lamanya proses pendaftaran umrah dapat bervariasi tergantung pada kelengkapan dokumen, jadwal keberangkatan, dan kebijakan travel. Secara umum, estimasi waktu yang diperlukan adalah sebagai berikut:
Tahap awal biasanya adalah pengumpulan dokumen. Jika calon jamaah telah memiliki paspor dan sertifikat vaksin meningitis, maka proses pendaftaran akan berlangsung lebih cepat. Setelah semua dokumen lengkap, agen travel akan memproses pendaftaran, termasuk pengurusan visa umrah, yang biasanya memakan waktu antara 2 hingga 4 minggu.
Setelah visa diselesaikan, agen travel akan mengatur jadwal keberangkatan, tiket pesawat, dan akomodasi di Tanah Suci. Secara keseluruhan, pendaftaran hingga keberangkatan bisa memakan waktu sekitar 1 hingga 2 bulan. Untuk jadwal keberangkatan yang lebih jauh, durasinya bisa lebih panjang.
Syarat dan Dokumen Wajib untuk Daftar Umrah
Berikut adalah beberapa syarat dan dokumen wajib yang harus dipenuhi oleh calon jamaah:
- Paspor
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Buku Nikah (jika sudah menikah)
- Akta Kelahiran
- Pas Foto
- Kartu Kuning Vaksinasi
- Surat Keterangan Sehat
Pastikan semua dokumen yang dikumpulkan merupakan dokumen asli beserta fotokopinya yang jelas. Beberapa dokumen yang berbahasa Indonesia mungkin perlu diterjemahkan ke bahasa Arab atau Inggris sesuai ketentuan berlaku.
Tahapan Pendaftaran Umrah Melalui Travel Agent
Mendaftar umrah melalui agen travel memiliki tahapan yang harus diikuti. Berikut adalah langkah-langkah penting yang perlu kamu tahu:
- Pilih agen travel yang terpercaya. Pastikan kamu menggunakan PPIU resmi yang terdaftar di Kementerian Agama RI dan memiliki reputasi baik.
- Konsultasi paket dan jadwal. Pilih paket umrah yang sesuai dengan budget dan waktu keberangkatanmu.
- Isi formulir pendaftaran. Lengkapi formulir dengan data yang akurat sesuai dokumen resmi.
- Serahkan dokumen persyaratan. Setelah semua dokumen lengkap, selain dokumen asli, sediakan juga fotokopinya untuk pihak travel.
- Bayar uang muka (DP). Biasanya, agen travel meminta uang muka antara Rp. 5-10 juta per orang.
- Proses visa umrah. Agen travel akan mengurus visa melalui muassasah di Arab Saudi dan Kedutaan Besar Arab Saudi. Proses ini penting agar kamu dapat masuk ke Saudi dengan legal.
- Pelunasan biaya. Jangan lupa melunasi sisa biaya paket umrah maksimal tiga minggu sebelum keberangkatan.
- Mengikuti manasik umroh. Sebelum berangkat, ikuti bimbingan manasik yang diberikan agen travel untuk mempersiapkan ibadahmu.
Umumnya, proses ini dapat menghabiskan waktu antara 1 hingga 3 bulan, tergantung pada kelengkapan dokumen dan jadwal keberangkatan. Travel agent yang profesional akan membantu kamu di setiap tahapan agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Pastikan Pilih Travel Umrah yang Terdaftar Kemenag
Penting untuk memilih biro perjalanan yang memiliki izin resmi dari Kementerian Agama dan termasuk dalam daftar travel terverifikasi. Dengan demikian, kamu mendapatkan jaminan bahwa keberangkatan sah secara hukum dan mendapatkan perlindungan dari negara.
Travel resmi biasanya menyediakan kontrak keberangkatan, asuransi, serta bimbingan manasik bersertifikat, sehingga perjalanan ibadahmu lebih aman dan nyaman. Kamu dapat memeriksa status travel secara online melalui situs resmi Kemenag atau menanyakan langsung ke layanan pelanggan dari travel pilihanmu.
Tips Agar Bisa Berangkat Umrah Lebih Cepat
Agar proses pendaftaran umrah lebih cepat dan lancar, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
- Siapkan dokumen sejak awal. Pastikan seluruh dokumen yang dibutuhkan telah lengkap sebelum mendaftar untuk mempercepat proses.
- Pilih travel agent yang profesional. Travel yang berpengalaman biasanya memiliki sistem yang lebih efisien dalam mengurus pendaftaran.
- Ikuti arahan agen travel. Patuhi semua instruksi terkait jadwal pembayaran dan pengumpulan dokumen agar tidak terjadi hambatan.
- Segera lakukan vaksinasi. Karena sertifikat vaksin meningitis wajib untuk umrah, lakukan vaksinasi sedini mungkin agar proses pendaftaran tidak terhambat.
Menyelami pengalaman ibadah umrah adalah perjalanan spiritual yang mendalam, dan dengan pendaftaran yang baik dan persiapan yang lengkap, kamu bisa menjalankan ibadah ini dengan sebaik-baiknya. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan tawaran umrah akan segera dapat terpenuhi dan memberikan pengalaman tak terlupakan.
Siap untuk Haji yang Tidak Terlupakan?
Kunjungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan m daftar untuk haji yang tidak terlupakan di hajicepat.com.



