Jakarta – Proses seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M kini memasuki fase penting. Peserta yang telah berhasil melewati seleksi administrasi akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni Computer Assisted Test (CAT). Ujian ini dijadwalkan berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada 5 September 2026.
Seleksi CAT dirancang sebagai standar baru dalam upaya menjaga kualitas dan akuntabilitas dibandingkan tahun sebelumnya, di mana sistem yang digunakan masih berbasis gawai pribadi peserta. Dengan demikian, diharapkan proses seleksi lebih transparan dan adil.
Ujian CAT ini tidak hanya sekadar mengukur kemampuan akademis, namun juga pengetahuan umum peserta dalam berbagai bidang, termasuk wawasan kebangsaan. Ini penting agar para petugas haji dapat memahami dan menjalankan tugas mereka dengan baik, memberikan pelayanan optimal kepada jemaah haji.
Tahapan CAT Seleksi Petugas Haji 2027
Berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 78 Tahun 2026 tentang Pedoman Seleksi dan/atau Penunjukan PPIH, Pendukung PPIH, dan Petugas Haji Daerah, pelaksanaan ujian CAT dijadwalkan di tempat yang sudah ditentukan oleh pusat. Durasi pelaksanaan CAT adalah 90 menit dengan total 100 soal, yang berfokus pada bidang tugas peserta masing-masing.
Ujian CAT terdiri dari dua bagian utama: Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB). TKD mencakup wawasan perhajian, bahasa Arab dasar, psikologi, dan wawasan kebangsaan, sedangkan TKB menilai wawasan sesuai peminatan dan formasi tugas yang diinginkan.
Materi Wawasan Kebangsaan CAT Petugas Haji 2027
Wawasan kebangsaan menjadi salah satu komponen penting dalam TKD. Tes ini dirancang untuk mengukur sejauh mana peserta memahami nilai-nilai kebangsaan. Berikut adalah materi wawasan kebangsaan yang perlu dipelajari:
1. Pancasila
Peserta diharapkan memahami sejarah lahirnya Pancasila serta implementasi dari setiap butir nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku.
2. Undang-Undang Dasar (UUD) 1945
Pengetahuan tentang pasal-pasal penting dalam UUD 1945 sangat crucial. Setiap peserta seharusnya mampu mengaitkan nilai-nilai kebangsaan, melalui pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara yang tercermin dalam UUD.
3. Konsep Bhinneka Tunggal Ika
Memahami konsep Bhinneka Tunggal Ika adalah penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Konsep ini mencerminkan keragaman budaya, suku, dan agama yang harus dihormati dan dipelihara.
4. Sikap Nasionalisme dan Patriotisme
Peserta harus menumbuhkan sikap cinta Tanah Air dan mengharumkan nama baik bangsa. Hal ini akan sangat relevan ketika mereka menjalankan tugas sebagai petugas haji di Arab Saudi, sebagai representasi bangsa.
Ketentuan CAT
Ada beberapa ketentuan penting yang harus diperhatikan oleh peserta seleksi petugas haji 2027. Berikut adalah ketentuan tersebut:
- Tes dilaksanakan dengan sistem CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara serentak pada waktu dan lokasi yang ditentukan.
- Peserta hanya diberi satu kali kesempatan untuk mengerjakan CAT.
- Hasil nilai CAT dapat dengan mudah diakses oleh pendaftar melalui Aplikasi BKN.
- Apabila terdapat peserta dengan nilai/skor yang sama, urutan peringkat akan ditentukan oleh waktu tercepat saat penyelesaian tes.
- Berita acara pendaftar yang berhasil lolos tahap kedua akan disusun oleh panitia seleksi.
- Pengumuman peserta yang lolos CAT akan dipublikasikan melalui situs resmi Kemenhaj dan/atau akun masing-masing pendaftar.
Tahapan Setelah CAT
Setelah ujian CAT, tahap selanjutnya adalah Medical Check-Up (MCU) serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH, yang akan berlangsung selama satu bulan sebelum peserta resmi menjadi petugas haji.
Proses ini penting untuk memastikan bahwa petugas yang terpilih tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga berada dalam kondisi fisik dan mental yang baik untuk menjalankan tugas mereka. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan berbagai informasi dan keterampilan yang diperlukan dalam melayani jemaah haji, mulai dari pengetahuan agama, keterampilan komunikasi, hingga manajemen masalah yang mungkin terjadi selama pelaksanaan ibadah haji.
Dengan mengikuti seluruh rangkaian seleksi dan pelatihan ini, diharapkan para petugas haji mampu memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah, dan mengilapkan citra positif Indonesia di mata dunia internasional. Komitmen serta semangat para petugas haji sangat dibutuhkan mengingat beratnya tanggung jawab mereka dalam menjalankan tugas suci ini.
Siap untuk Haji yang Tidak Terlupakan?
Jika Anda ingin memastikan pengalaman haji Anda dilaksanakan dengan sempurna, kunjungi kami di situs kami untuk informasi lebih lanjut!



